10 Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2 yang Harus Diwaspadai!



Fakta menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-7 dari negara dengan penderita diabetes tertinggi di dunia. Diabetes melitus pada umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang tidak sehat.

Sebelum kita membahas mengenai gejala-gejala penyakit diabetes, ada baiknya untuk mengetahui apa saja sih yang menyebabkan seseorang bisa menderita penyakit gula ini.

Penyebab Diabetes Melitus
Faktor penyebab diabetes melitus dikelompokan menjadi 2 kategori, yaitu faktor bawaan dan faktor gaya hidup. Berikut penjelasannya.

Peneyebab Diabetes Melitus

Faktor penyebab diabetes melitus dikelompokan menjadi 2 kategori, yaitu faktor bawaan dan faktor gaya hidup. Berikut penjelasannya.

Faktor Bawaan

Merupakan penyebab diabetes yang tidak dapat dihindari karena kondisi fisik dari lahir atau pengaruh usia.
Diabetes Keturunan
Risiko seseorang terserang diabetes akan meningkat apabila anggota keluarga memiliki riwayat mengidap penyakit ini. Namun, jika orang tuamu tidak mengidap penyakit ini, bukan tidak mungkin kamu bisa menderitanya di kemudian hari.
Penurunan Fungsi Organ
Organ tubuh akan menurun efektivitas fungsinya karena penuaan, sehingga orang tua sering terserang diabetes. Salah satu organ yang penurunan fungsinya dapat memicu diabetes adalah pankreas. Organ pankreas berfungsi memproduksi insulin sehingga kadar gula darah seimbang.
Berat Badan Saat Bayi
Bayi yang lahir dengan berat badan tidak normal seperti kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan punya resiko terserang diabetes saat beranjak dewasa nanti.

Faktor Gaya Hidup

Jika faktor bawaan merupakan hal yang mungkin lebih sulit kamu hindari karena memang terlahir apa adanya, sementera faktor gaya hidup sangat bisa kamu kontrol sendiri. Apa saja gaya hidup negatif yang meningkatkan risiko diabetes? Berikut daftarnya.
Makan Berlebihan
Berat badan berlebihan cenderung dikaitkan dengan penyebab obesitas dikarenakan kadar gula darah yang berlebihan. Makan lah secukupnya dan tepat waktu, serta kurangi porsi makan malam.
Terlalu Sering Makan Manis
Kadar gula darah terlalu tinggi akibat mengonsumsi makanan manis dipastikan menjadi penyebab diabetes tertinggi di Indonesia. Untuk itu, sebisa mungkin jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis.
Jarang Beraktivitas Fisik
Malas berolahraga menyebabkan penumpukan karbohidrat yang diubah menjadi kadar gula dalam darah. Para ilmuwan menyarankan untuk berolahraga setidaknya dua kali dalam seminggu.

Gejala Diabetes Melitus


Banyak orang mengira bahwa diabetes hadir secara tiba-tiba. Hal ini dikarenakan berbagai gejala diabetes tampak seperti penyakit umumnya. Untuk itu, perhatikan gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 berikut.
Gejala Diabetes Melitus Tipe 1
Selalu Merasa Lelah
Jika kamu kurang beraktivitas, namun sering merasa lelah setiap hari. Bisa jadi ini merupakan salah satu tanda gejala penyakit diabetes tipe 1. Normalnya, orang akan merasa lelah setelah beraktivitas, sementara penderita lelah meski tak melakukan apa pun.
Sering Buang Air Kecil
Salah satu tanda penyakit diabetes melitus tipe 1 adalah terlalu buang air kecil. Ini karena ginjal berusaha untuk membuang gula darah berlebihan dalam darah melalui urin, sehingga penderita harus sering bolak-balik ke toilet.
Berat Badan Turun Tak Wajar
Jika kamu makan dalam jumlah normal dan tidak sedang menjalankan diet, namun berat badan turun secara tiba-tiba. Kemungkinan kamu menderita penyakit ini. Hal ini karena kamu tak mendapat cukup energi dari gula yang dihasilkan di dalam tubuh.
Haus Terus-menerus
Ini berkaitan dengan seringnya buang air kecil yang dijelaskan sebelumnya. Karena terlalu sering buang air kecil, maka tubuh akan lebih sering merasa haus. Sehingga kamu butuh konsumsi air lebih banyak dari biasanya.
Luka Sulit Sembuh
Jika ada luka kecil pada tubuh, normalnya akan butuh waktu satu hari untuk luka itu membaik. Namun, penderita diabetes tipe 1 akan sulit membaik jika terkena luka, bahkan bisa terkena infeksi jika tidak ditangani dengan benar.
Gejala Diabetes Melitus Tipe 2
Gejala diabetes tipe 2, beberapa di antaranya sama seperti tipe 1, seperti sering buang air kecil, merasa haus berlebihan, dan sering merasa lelah. Berikut gejala diabetes tipe 2 yang berbeda dengan tipe 1 :
Massa Otot Berkurang
Jika kamu menderita penyakit diabetes melitus tipe 2, massa otot dalam tubuh akan berkurang, sehingga kamu akan merasa lebih lemas dalam beraktivitas. Selain itu, berat badan juga akan turun secara tiba-tiba.
Sering Infeksi pada Luka
Hampir sama seperti diabetes melitus tipe 1, pada tipe 2 penderita akan sering mengalami infeksi pada luka. Untuk itu, jika terdiagnosis penyakit ini, sebaiknya lindungi bagian tubuh yang rentang lecet salah satunya dengan menggunakan alas kaki khusus diabetes.
Penglihatan Tidak Fokus
Penderita diabetes tipe 2 akan mengalami penglihatan yang kurang baik dibanding biasanya. Pandangan bakal sulit fokus atau kabur.
Rasa Lapar Lebih Sering
Ini juga terjadi pada penderita diabetes tipe 1, namun rasa lapar akan lebih sering terjadi.
Sering Buang Air Kecil saat Malam
Sama juga seperti gejala diabetes melitus tipe 1, penderita diabetes melitus tipe 2 juga akan sering buang air kecil. Intensitas buang air kecil akan meningkat di malam hari. Itulah gejala-gejala penyakit diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang wajib diwaspadai.

Kami Paham!

Menjadi penderita diabetes memang tidak mudah. Pola makan dijaga ketat, konsumsi manis harus dihindari, yang kadang membuat Anda merasa sangat tertekan. Apalagi jika komplikasi menyerang dan Anda diharuskan untuk suntik insulin setiap hari.

Berapa banyak waktu, tenaga dan biaya yang harus Anda keluarkan?
Apalagi jika yang Anda konsumsi adalah obat kimia. Tentu ada resiko kesehatan jangka panjang yang menanti Anda.

JANGAN REMEHKAN DIABETES


Kini saatnya Anda hijrah ke obat herbal yang aman tanpa perlu memikirkan efek samping penggunaan obat jangka panjang, yang akan terjadi!

Memperkenalkan

Solusi Aman Diabetes Tanpa Takut Komplikasi Terbuat Dari Herbal Pilihan Asli Indonesia

Diabetkol merupakan kapsul herbal yang diformulasikan untuk meringankan gejala kencing manis atau diabetes.

Diabetkol adalah hasil riset Prof. Dr. Sukardiman, Apt., MS, merupakan Guru Besar Fakultas Farmasi UNAIR di bidang Farmakognosi.

Ahli Pharmaceutical Botany, Pharmacognosy, Pharmaceutical Biotechnology, Traditional Medicine Molecular Biology , Phytotherapy , Phytopharmaca , Bioactivity of Natural Product – Universitas Airlangga – Surabaya

Kenapa Harus DIABETKOL

Diabetkol diramu dari 100% herbal alami pilihan yang aman yaitu Garcinia mangostana Extract (Ekstraks Kulit Manggis) dan Orthosiphon aristatus Extract (Ekstraks Kumis Kucing)
Diabetkol telah mendapat izin BPOM dengan nomor registrasi TR 182 310 261. Hal tersebut menandakan bahwa Diabetkol aman untuk dikonsumsi
Diabetkol adalah hasil riset Prof. Dr. Sukardiman, Apt., MS, merupakan Guru Besar Fakultas Farmasi UNAIR di bidang Farmasi dan diproses sesuai Standard Internasional, GMP, ISO 9001; 2008, dan HACCP serta CPOTB, sehingga mutu dan kualitasnya terjamin

Manfa'at DIABETKOL

Membantu Menormalkan Gula Darah
Membantu Menurunkan Kolesterol
Membantu Menurunkan Hipertensi

Sekaranglah kesempatan Anda untuk mengubah hidup Anda. Karena setiap penyakit, insyaAllah ada obatnya begitu pula dengan diabetes.

JANGAN SAMPAI TERLAMBAT


Apabila penyakit sudah terlanjur parah,uang sebesar apapun jumlahnya tak akan mampu memulihkan penyakit dalam waktu singkat.

Investasikan kesehatan Anda mulai sekarang!


Biaya yang harus anda keluarkan untuk pengobatan dengan Diabetkol jauh lebih ringan dan terjangkau jika dibandingkan dengan pengobatan medis. Anda tidak perlu mengeluarkan puluhan bahkan ratusan juta sekaligus. Anda bisa mengaturnya sesuai kemampuan.
Beli 1 Botol Diabetkol (isi 30 caps)

Rp. 299.000 Rp. 230.000

Beli 2 Botol Diabetkol (2 x 30 caps)

Rp. 598.000 Rp. 440.000

PAKET HEMAT 3 Botol (3 x 30 caps)

897.000,-

Selama masa PROMO

Hanya Rp. 599.000,- saja

Anda Hemat Rp. 298.000

"Khusus 15 Pembeli Pertama Setiap Harinya"

Syarat Menggunakan Pembayaran Transfer
@2021 Pondok Marketing Store Inc.